Visi

Menjadi Lembaga Pengelola Zakat, Infaq dan Shadaqah yang Amanah dan Profesional

IKHTIAR BATIN DAN PEMBERDAYAAN HUFFADZ DITENGAH PANDEMI COVID-19

BAZNAS Kota Probolinggo menggelar peringatan Nuzulul Qur’an Ramadan 1441 H/2020 M dan pemberdayaan huffadz di tengah pandemi virus corana-19 bertempat di rumah dinas Walikota Kota Probolinggo, Sabtu (09/5/2020) malam. Acara diawali dengan pembacaan alqur’an bil goib oleh para hafidz-hafidzah sesuai dengan pembagian juz yang telah diberikan ketika mengisi daftar hadir.

Semenjak Press Conference Walikota bersama Forkopimda Kota Probolinggo pada tanggal 7 April 2020 telah menyatakan bahwa Kota Probolinggo berstatus tanggap darurat dan merupakan zona merah. Dengan status ini membawa dampak sosial khususnya para huffadz yang mempunyai rutinan dan jadwal khataman yang padat di bulan suci ramadhan untuk tahun ini semua kegiatan tersebut harus dihentikan.

Harapan dari khotmil qur’an kubro, dan doa bersama ini, kata Habib Hadi, semoga dengan syafaat bacaan al-qur’an, dan doa bersama ini, Kota Probolinggo baik pemimpinnya, pejabatnya, beserta seluruh warga masyarakat yang sudah baik ini, semakin ditingkatkan rasa persatuan dan kesatuannya. Semakin dipererat tali silaturrohim yang sudah kokoh ini. Semakin diperteguh rasa persaudaraan yang sudah akrab ini dan semakin ditinggikan keimanan dan ketaqwaannya kepada alloh swt . Selain itu, lanjut Habib Hadi, dalam doa bersama juga mendoakan semoga musibah wabah covid-19 di Indonesia lebih khusus lagi di Kota Probolinggo segera sirna.

Habib Hadi dalam kesempatannya meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berita provokatif yang menimbulkan perpecahan kesatuan berbangsa dan bernegara. Dirinya juga mengajak masyarakat mewaspadai isu-isu yang tidak benar terkait perkembangan covid-19 seperti hoak, ujaran kebencian, dan fitnah. “Marilah kita perkokoh persatuan dan kesatuan untuk menangkal pihak-pihak yang bertanggung jawab ini,” ujar Habib Hadi.

Habib Hadi juga menghimbau masyarakat untuk selalu mempertimbangkan kaidah fiqih Menolak mafsadah didahulukan dari pada mencari kemaslahatan dan tidak boleh membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain dengan tetap berada di rumah sebagai upaya preventif untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Probolinggo.

Turut hadir Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Wakil Wali Kota Probolinggo Ir. H. M. Soufis Subri, para hafidz-hafidzah sebanyak kurang lebih 47 orang serta KH. Abd. Aziz Fadlol dan KH. Lubab Abul Khoir.

Pada kesempatan itu pula dilaksanakan penyerahan Bantuan oleh Baznas Kota Probolinggo kepada hafidz-hafidzah sebanyak 47 orang masing-masing Rp 500.000., (Wahid)