Visi

Menjadi Lembaga Pengelola Zakat, Infaq dan Shadaqah yang Amanah dan Profesional

MENGHADAPI COVID-19 BAZNAS GELONTORKAN 500 JT

Probolinggo, (12/04/20) Walikota Probolinggo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo melihat dan memantau kesiapan tempat dan barang bantuan dampak virus corona covid-19 berupa beras di UPT BLK Kota Probolinggo.

Menyikapi semakin merebaknya penularan Virus Corona (Covid-19) di Kota Probolinggo yang mengancam jiwa/nyawa manusia, guna mencegah penyebaran virus corona covid-19 dengan membatasi aktivitas orang dalam suatu kegiatan yang menimbulkan suatu kerumunan. selanjutnya untuk membantu warga yang terpuruk akibat kebijakan tersebut serta dampak krisis Covid-19 Baznas Kota Probolinggo menyiapkan anggaran 500 Juta Rupiah.

Mereka yang mendapat bantuan khususnya adalah warga Kota Probolinggo yang terdampak Covid-19. “Kami melakukan distribusi bantuan di bawah koordinasi kepala pemerintah daerah yakni Walikota Probolinggo kepada warga yang terdampak secara ekonomi krisis Covid-19,” kata Ketua IV Baznas Kota Probolinggo Bidang Pendistribusian, Misnandar.

Baznas Kota Probolinggo kata Misnandar, menyiapkan anggaran sekitar Rp 500 Juta Rupiah, yang setara dengan 10 ribu sekian kantong beras isi 5 kilogram dengan merk Tinta, beras tersebut saat ini sudah siap untuk di distribusikan kepada yang berhak menerima di gudang penyimpanan sementara milik UPT BLK Kota Probolinggo, Sedangkan jumlah penerima masih menunggu petugas yang mendata baik dari kelurahan maupun relawan dan komunitas-komunitas.

Habib Hadi berharap para relawan membantu mencari informasi warga yang tidak terdata pendataan atau warga yang kelewatan. Kepada masyarakat yang ingin membantu saudaranya saat ini dalam kondisi ekonomi terdampak wabah virus yang belum diketahui vaksinnya, bisa datang langsung ke kantor Baznas ataupun bisa dijemput ke lokasi penyumbang.

Ia berharap respon warga terdorong untuk saling berbagi, sehingga mereka yang memerlukan uluran tangan tidak sampai kelaparan akibat sulitnya memperoleh penghasilan. Ujar Habib Hadi (Wahid)