Visi

Menjadi Lembaga Pengelola Zakat, Infaq dan Shadaqah yang Amanah dan Profesional

OPTIMALISASI PENERIMAAN ZAKAT WALIKOTA MENERBITKAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR : 237 TAHUN 2019

Probolinggo, Rabu 12 Februari 2020 — Salah satu tagline yang gencar disosialisasikan oleh Pemerintah Kota Probolinggo saat ini adalah kebangkitan zakat. Tema ini memberikan sinyalemen bahwa Pemerintah Kota Probolinggo memiliki tekad yang kuat untuk membangkitkan zakat di kalangan ASN dan BUMD Kota Probolinggo. Dengan potensi besar yang dimilikinya, zakat diyakini akan memiliki peran yang lebih penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Kota Probolinggo ke depan.
Turut hadir Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Walikota, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Bendahara gaji masing-masing OPD, Pengurus BAZNAS Kota Probolinggo, KPP Pratama, PDAM, dan perwakilan dari Bank Jatim.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Probolinggo Agus Dwiwantoro, S.STP.,M.Si. dalam laporan panitianya mengatakan adanya sosialisasi ini untuk menguatkan surat himbauan Walikota nomor : 451-12/ 021 /425.013/2012. Perihal Himbauan Membayar Zakat dengan menerbitkan Peraturan Walikota nomor: 237 tahun 2019 Tentang Pengumpulan Zakat Profesi Atau Zakat Pendapatan Bagi ASN dan Pegawai BUMD di Kota Probolinggo serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat dan meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya “zakat merupakan salah satu rukun Islam yang ketiga, zakat merupakan suatu ibadah yang paling penting. oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. ,” ujar Habib Hadi.
Habib Hadi juga menghimbau kepada Kepala OPD dalam rangka Optimalisasi Pengumpulan Zakat dilingkungan ASN dan Pegawai BUMD di Kota Probolinggo tentunya harus ada peraturan yang mengikat di daerah sehingga terbitlah Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 237 Tahun 2019 dengan begitu mengharap agar disosialisasikan dan disebarluaskan informasi ini kepada seluruh pegawai/karyawan yang beragama Islam di lingkungan instansi masing-masing dan mendorong dan memfasilitasi pegawai/karyawan yang beragama Islam di lingkungan instansi masing-masing untuk membayar zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional Kota Probolinggo untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.Jelasnya.(Wahid)